<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<rss version="2.0" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule">
    <channel>
        <title>deviantART: by:R-O</title>
        <link>http://search.deviantart.com/?q=by:R-O&amp;section=today</link>
        <description>deviantART RSS for by:R-O</description>
        <language>en-us</language>
        <copyright>Copyright 2009, deviantART.com</copyright>

        <pubDate>Sun, 06 Dec 2009 16:16:32 PST</pubDate>        
        <generator>deviantART.com</generator>
        <docs>http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss</docs>
        <atom:icon>http://s.deviantart.com/minish/widgets/apple-touch-icon-precomposed.png</atom:icon>
        <atom:link href="http://backend.deviantart.com/rss.xml?q=by%3AR-O&amp;type=journal" rel="self" type="application/rss+xml" />
                  <item>
                <title>New Soul</title>
                <link>http://R-O.deviantart.com/journal/19634650/</link>
                <guid isPermaLink="true">http://R-O.deviantart.com/journal/19634650/</guid>
                <pubDate>Mon, 28 Jul 2008 03:17:45 PDT</pubDate>
                
                <description><![CDATA[ New Soul - Yael Naim <br /><br /><br />I'm a new soul<br />I came to this strange world<br />Hoping I could learn a bit bout how to give and take<br />But since I came here, felt the joy and the fear<br />Finding myself making every possible mistake<br /><br />See I'm a young soul in this very strange world<br />Hoping I could learn a bit bout what is true and fake<br />But why all this hate? try to communicate<br />Finding trust and love is not always easy to make<br /><br /><br />This is a happy end<br />Cause you don't understand<br />Everything you have done<br />Why's everything so wrong<br /><br />This is a happy end<br />Come and give me your hand<br />I'll take you far away<br /><br />I'm a new soul<br />I came to this strange world<br />Hoping I could learn a bit bout how to give and take<br />But since I came here, felt the joy and the fear<br />Finding myself making every possible mistake<br /><br />New soul... (la, la, la, la,...)<br />In this very strange world...<br />Every possible mistake<br />Possible mistake<br />Every possible mistake<br />Mistakes, mistakes, mistakes...<br /><br /> ]]></description>
                <author>~R-O</author>
            </item>
          <item>
                <title>Bersyukurlah...</title>
                <link>http://R-O.deviantart.com/journal/19634478/</link>
                <guid isPermaLink="true">http://R-O.deviantart.com/journal/19634478/</guid>
                <pubDate>Mon, 28 Jul 2008 02:53:14 PDT</pubDate>
                
                <description><![CDATA[ Bersyukurlah...<br />Bersyukur aku masih punya mata<br />hingga aku bisa melihat dunia luar yang Liar ini<br /><br />Bersyukur aku masih punya kaki<br />hingga aku bisa berlari kemana pun hingga aku lelah<br /><br />Bersyukur aku masih punya telinga<br />hingga aku bisa mendengar semua keluh kesahmu<br /><br />Bersyukur aku masih punya hati<br />hingga aku bisa merasakan dan menghapus kepedihan<br /><br />Bersyukur aku masih punya keluarga<br />hingga aku bisa memberi kasih yang ku punya<br /><br />Bersyukur aku masih punya jiwa<br />hingga aku bisa hidup dan bersyukur<br /><br />sudahkah ANda bersyukur hari ini?<br />Kehidupan ini akan lebih berarti jika kita menghargai dan bersyukur dengan apa yang telah kita miliki <img src="http://e.deviantart.com/emoticons/s/smile.gif" width="15" height="15" alt="=)" title="=) (Smile)" /><br /><br />by me [r.o]<br /><br /> ]]></description>
                <author>~R-O</author>
            </item>
          <item>
                <title>Tujuh Keajaiban Dunia</title>
                <link>http://R-O.deviantart.com/journal/17153199/</link>
                <guid isPermaLink="true">http://R-O.deviantart.com/journal/17153199/</guid>
                <pubDate>Sun, 02 Mar 2008 17:06:42 PST</pubDate>
                
                <description><![CDATA[ Sekelompok siswa kelas geografi sedang mempelajari "Tujuh keajaiban Dunia." Pada awal pelajaran, mereka diminta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh Keajaiban Dunia" saat ini. Walaupun ada beberapa ketidaksesuaian, sebagian besar daftar berisi :<br /><br />1. Piramida<br />2. Taj Mahal<br />3. Tembok Besar Cina<br />4. Colloseum<br />5. Kuil Angkor<br />6. Machu Pichu<br />7. Kuil Parthenon<br /><br />Ketika mengumpulkan lembar daftar, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya.<br /><br />Gadis pendiam itu menjawab :<br />"Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sanyat banyaknya." <br /><br />Sang guru berkata : "Oke, katakan pada saya apa yang kamu pikirkan, dan mungkin saya bisa membantu memilihnya."<br /><br />Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, "Saya pikir, Tujuh Keajaiban Dunia adalah :"<br /><br />1. Bisa Melihat<br />2. Bisa Mendengar<br />3. Bisa Menyentuh<br />4. Bisa Menyayangi<br /><br />Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan<br /><br />5. Bisa Merasakan<br />6. Bisa Tertawa<br />dan bisa Mencintai<br /><br /><br />Ruang kelas tersebut sunyi seketika. Alangkah mudahnya bagi kita melihat eksploitasi manusia dan menyebutnya "kejaiban". Sementara kita menyebut semua karunia kita sebagai "hal biasa". Semoga Anda hari ini diingatkan tentang segala hal yang betul-betul ajaib dalam kehidupan kita.<br /><br /><br />mettacitena,<br /><br />Ria <img src="http://e.deviantart.com/emoticons/s/smile.gif" width="15" height="15" alt=":)" title=":) (Smile)" /><br /><br /> ]]></description>
                <author>~R-O</author>
            </item>
          <item>
                <title>2 Manusia Super</title>
                <link>http://R-O.deviantart.com/journal/17038070/</link>
                <guid isPermaLink="true">http://R-O.deviantart.com/journal/17038070/</guid>
                <pubDate>Sun, 24 Feb 2008 08:36:33 PST</pubDate>
                
                <description><![CDATA[ Tanpa disadari terkadang sikap apathetic menyertai saat langkah kaki<br />mengarungi tuk coba taklukkan ibukota negri ini. Semoga kita selalu<br />diingatkan.<br /><br />Sekedar berbagi cerita di forum orang orang super dalam keindahan hari ini :<br /><br />Siang ini February 6, 2008, tanpa sengaja, saya bertemu dua manusia super.<br />Mereka mahluk mahluk kecil, kurus, kumal berbasuh keringat.<br />Tepatnya diatas jembatan penyeberangan setia budi, dua sosok kecil berumur<br />kira-kira delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastic<br />hitam.<br />Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue diujung<br />jembatan, dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat<br />tangan lebar lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka<br />dengan ucapan "Terima kasih Oom!". Saya masih tak menyadari kemuliaan mereka<br />& Cuma mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk kearah mereka.<br /><br />Kaki - kaki kecil mereka menjelajah lajur lain diatas jembatan, menyapa<br />seorang laki laki lain dengan tetap berpolah seorang anak kecil yang penuh<br />keceriaan, laki laki itupun menolak dengan gaya yang sama dengan saya,<br />lagi-lagi sayup sayup saya mendengar ucapan terima kasih dari mulut kecil<br />mereka. Kantong hitam tampat stok tissue dagangan mereka tetap teronggok<br />disudut jembatan tertabrak derai angin Jakarta. Saya melewatinya dengan<br />lirikan kearah dalam kantong itu, duapertiga terisi tissue putih berbalut<br />plastic transparent.<br /><br />Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama & mendapati mereka<br />tengah mendapatkan pembeli seorang wanita, senyum di wajah mereka terlihat<br />berkembang seolah memecah mendung yang sedang menggayut langit Jakarta.<br /><br />"Terima kasih ya mbak. Semuanya dua ribu lima ratus rupiah!" Tukas mereka,<br />tak lama siwanita merogoh tasnya & mengeluarkan uang sejumlah sepuluh ribu<br />rupiah.<br /><br />"Maaf, nggak ada kembaliannya ... ada uang pas nggak mbak?" Mereka<br />menyodorkan kembali uang tersebut. Si wanita menggeleng, lalu dengan<br />sigapnya anak yang bertubuh lebih kecil menghampiri saya yang tengah<br />mengamati mereka bertiga pada jarak empat meter.<br /><br />"Oom boleh tukar uang nggak, receh sepuluh ribuan?" Suaranya mengingatkan<br />kepada anak lelaki saya yang seusia mereka. Sedikit terhenyak saya merogoh<br />saku celana & hanya menemukan uang sisa kembalian food court sebesar empat<br />ribu rupiah.<br /><br />"Nggak punya, tukas saya!" Lalu tak lama si wanita berkata "Ambil saja<br />kembaliannya, dik!" Sambil berbalik badan & meneruskan langkahnya kearah<br />ujung sebelah timur.<br /><br />Anak ini terkesiap, ia menyambar uang empat ribuan saya & menukarnya dengan<br />uang sepuluh ribuan tersebut & meletakkannya kegenggaman saya yang masih<br />tetap berhenti, lalu ia mengejar wanita tersebut untuk memberikan uang empat<br />ribu rupiah tadi. Si wanita kaget, setengah berteriak ia bilang "Sudah buat<br />kamu saja, nggak apa...apa ambil saja!", namun mereka berkeras mengembalikan<br />uang tersebut. "maaf mbak, Cuma ada empat ribu, nanti kalau lewat sini lagi<br />saya kembalikan!" Akhirnya uang itu diterima siwanita karena sikecil pergi<br />meninggalkannya.<br /><br />Tinggallah episode saya & mereka, uang sepuluh ribu digenggaman saya tentu<br />bukan sepenuhnya milik saya. Mereka menghampiri saya & berujar<br />"Om, bisa tunggu ya, saya kebawah dulu untuk tukar uang ketukang ojek!".<br />"Eeh...nggak usah ...nggak usah ...biar aja ...nih!" Saya kasih uang itu ke<br />sikecil, ia menerimanya tapi terus berlari kebawah jembatan menuruni tangga<br />yang cukup curam menuju ke kumpulan tukang ojek.<br /><br />Saya hendak meneruskan langkah tapi dihentikan oleh anak yang satunya,<br />"Nanti dulu Om, biar ditukar dulu ...sebentar"<br />"Nggak apa apa, itu buat kalian" Lanjut saya.<br />"Jangan ...jangan Om, itu uang om sama mbak yang tadi juga" Anak itu<br />bersikeras.<br />"Sudah ...saya Ikhlas, mbak tadi juga pasti ikhlas!" saya berusaha<br />membargain, namun ia menghalangi saya sejenak & berlari keujung jembatan<br />berteriak memanggil temannya untuk segera cepat, secepat kilat juga ia<br />meraih kantong plastic hitamnya & berlari kearah saya.<br /><br />"Ini deh om, kalau kelamaan, maaf..." Ia memberi saya delapan pack tissue.<br />"Buat apa?" Saya terbengong.<br />"Habis teman saya lama sih Om, maaf, tukar pakai tissue aja dulu" walau<br />dikembalikan ia tetap menolak.<br /><br />Saya tatap wajahnya, perasaan bersalah muncul pada rona mukanya.<br />Saya kalah set, ia tetap kukuh menutup rapat tas plastic hitam tissuenya.<br />Beberapa saat saya mematung di sana, sampai sikecil telah kembali dengan<br />genggaman uang receh sepuluh ribu, dan mengambil tissue dari tangan saya<br />serta memberikan uang empat ribu rupiah.<br /><br />"Terima kasih Om!" ...mereka kembali keujung jembatan sambil sayup sayup<br />terdengar percakapan "Duit mbak t... ]]></description>
                <author>~R-O</author>
            </item>
          <item>
                <title>Books Aren't Dead, They're just Going Di</title>
                <link>http://R-O.deviantart.com/journal/16878409/</link>
                <guid isPermaLink="true">http://R-O.deviantart.com/journal/16878409/</guid>
                <pubDate>Thu, 14 Feb 2008 09:30:58 PST</pubDate>
                
                <description><![CDATA[ Hi.. Happy Valentine <img src="http://e.deviantart.com/emoticons/s/smile.gif" width="15" height="15" alt=":)" title=":) (Smile)" /><br /><br /><br />hehe dah lama ga ngecek DA, ternyata karya teman2ku dah banyak banget.. Jadi termotivasi lagi tp sayang lom ada ide n waktu..<br /><br />Books Aren't Dead, They're just Going Digital<br /><br />Yup kenyataannya sekarang walo ga punya buku, masih bisa cari versi digitalnya.. Walo ga baca koran masih bisa cari informasi di internet..<br /><br />Skarang lagi seneng2nya baca, apalagi baca2 artikel iptek, politik, hasil pemikiran orang, puisi, dll yah semuanya, gw lagi haus informasi.. semua buku bakal gw baca, dari komik sampe buku rohani, haha ada beberapa sih yang masih jadi pajangan..<br /><br />Mungkin krn kerjaanku untuk berbagi ilmu kpada semua orang, terutama teman2ku di Albaar.. Di dalam benakku, walau mreka tidak mempunyai apa2 dan siapa2, mreka tetap harus menjadi "orang" dengan ilmu yang mreka miliki <img src="http://e.deviantart.com/emoticons/s/smile.gif" width="15" height="15" alt=":)" title=":) (Smile)" /> smangat2!!<br /><br />æ´»å°è, å­¦å°è (ada yang tau gmn cara gedein tulisannya??)<br />huo dao lao, xue dao lao <br />artinya I'ts never too old to learn..<br />this is a proverb, which means no matter how old a person is, he pr she should keep on learning, substantiating and improving himself or herself..<br /><br />so let's read and learn<br /><br /><br /><br />mettacitena<br /><br /><br />Ria <img src="http://e.deviantart.com/emoticons/s/smile.gif" width="15" height="15" alt=":)" title=":) (Smile)" /><br /><br /> ]]></description>
                <author>~R-O</author>
            </item>
          <item>
                <title>memilih untuk tidak dihargai ato tidak dicintai</title>
                <link>http://R-O.deviantart.com/journal/15431253/</link>
                <guid isPermaLink="true">http://R-O.deviantart.com/journal/15431253/</guid>
                <pubDate>Fri, 09 Nov 2007 08:16:15 PST</pubDate>
                
                <description><![CDATA[ waktu pertama kali mendengar pertanyaan tersebut dari teman,<br />
Aku sempat bertanya, Kenapa semua pilihannya negatif??<br />
Yah jika kamu berada hanya pada dua pilihan itu, yang mana yang akan kamu pilih?? <- Meni kekeuh pisann euy<br />
<br />
Lama banget aku mikir.. Entah aku yang lemot ato emank pertanyaannya yang susah dicerna..<br />
Sampai2 aku mengeluarkan jurus logikaku.. <br />
Hmm Kalo negasi di-negasiin maka kalimatnya jadi positif..<br />
Mungkin secara rumus ada dua kemungkinan :<br />
!(!A atau !B) maka hasilnya bisa yang ini !(!A) atau !(!B), atau jadinya A dan B..<br />
haha hanya rumus intro jangan terlalu dipikirkan <img src="http://e.deviantart.com/emoticons/r/razz.gif" width="15" height="15" alt="=p" title="=p (Razz)" />.<br />
Trus Kalo aku memilih salah satu, berarti aku tidak setuju dengan pilihan yang tidak kupilih (bingung kan)..<br />
Jawaban awal untuk saat itu adalah aku memilih untuk tidak dihargai.<br />
Kenapa krn aku merasa jika aku mencintai orang maka otomatis aku akan menghargai orang tersebut,<br />
maka aku lebih memilih untuk tidak dihargai daripada tidak dicintai <img src="http://e.deviantart.com/emoticons/s/smile.gif" width="15" height="15" alt=":)" title=":) (Smile)" /><br />
<br />
haha itu sesaat sebelum aku selesai nonton film If Only.<br />
Filmnya Paul Nicholls and Jennifer Love Hewitt..<br />
Penyesalan selalu datang pada saat kita kehilangan <img src="http://e.deviantart.com/emoticons/s/smile.gif" width="15" height="15" alt=":)" title=":) (Smile)" /><br />
Tidak pernah menghargai saat2 masih diberi kesempatan<br />
Sibuk dengan pekerjaan dan urusan masing2 <br />
hingga akhirnya kita kehilangan orang2 yang kita cintai atau kasihi..<br />
Kemudian selalu terlontar kata2 :<br />
aduh knapa gw dlu ga gini aja yah??<br />
wah seharusnya gw gitu tuh..<br />
<br />
Di film tersebut terdapat kata2 "He Loved Her Like There Was No Tomorrow"..<br />
mungkin bisa diadaptasi menjadi "kita mengasihi orang yang kita cintai saat ini seperti tidak ada hari esok"..<br />
pertanyaannya.. Apakah bisa kita bertindak seperti itu?? Jawab sendiri yah <img src="http://e.deviantart.com/emoticons/letters/=p.gif" width="15" height="15" alt=":p" title=":p (Lick)" /><br />
<br />
Haha balik lagi ke pertanyaan Lebih memilih untuk tidak dihargai ato tidak dicintai??<br />
stelah berputar2 dengan pertanyaan2 yang bercabang dr satu akar.. <br />
Maka dengan lantang aku menjawab : aku ga akan memilih dua2nya.. <br />
Dengan menghargai cinta yang hadir dalam hidupku <img src="http://e.deviantart.com/emoticons/s/smile.gif" width="15" height="15" alt=":)" title=":) (Smile)" /><br />
<br />
sebagai catatan.. Cinta disini dalam ruang lingkup yang universal <br />
<br />
<br />
mettacitena<br />
<br />
<br />
[R.O]<br /><br /> ]]></description>
                <author>~R-O</author>
            </item>
    </channel>
</rss>