<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<rss version="2.0" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule">
    <channel>
        <title>deviantART: by:pedestrianrevolution</title>
        <link>http://search.deviantart.com/?q=by:pedestrianrevolution&amp;section=today</link>
        <description>deviantART RSS for by:pedestrianrevolution</description>
        <language>en-us</language>
        <copyright>Copyright 2009, deviantART.com</copyright>

        <pubDate>Wed, 09 Dec 2009 19:26:42 PST</pubDate>        
        <generator>deviantART.com</generator>
        <docs>http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss</docs>
        <atom:icon>http://s.deviantart.com/minish/widgets/apple-touch-icon-precomposed.png</atom:icon>
        <atom:link href="http://backend.deviantart.com/rss.xml?q=by%3Apedestrianrevolution&amp;type=journal" rel="self" type="application/rss+xml" />
                  <item>
                <title>Bendera Putih</title>
                <link>http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/16735030/</link>
                <guid isPermaLink="true">http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/16735030/</guid>
                <pubDate>Tue, 05 Feb 2008 07:45:18 PST</pubDate>
                
                <description><![CDATA[ They said it once, I heard it twice<br />Everything is so clear  to me now<br />I am well-prepared<br />For the most destructive whisper,<br />Unto Thee God, <br />I surrender<br /><br />Momen-momen bersejarah akan terus ditulis oleh pena bertinta merah, karena minggu ini bukan lah minggu ringan yang boleh dihabiskan dengan minum teh, kopi atau berwine ria di kafe sebelah. Minggu ini agak berat, boleh dihabiskan dengan merenung, berdoa, dan berusaha. Tapi saya butuh kontemplasi ini berbuah segar, bisa dipetik kapan saya butuh, dan usaha ini diharapkan dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa nantinya.<br /><br /> ]]></description>
                <author>~pedestrianrevolution</author>
            </item>
          <item>
                <title>mimpi kenalkan saya dengan ibu</title>
                <link>http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/16498784/</link>
                <guid isPermaLink="true">http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/16498784/</guid>
                <pubDate>Mon, 21 Jan 2008 00:10:19 PST</pubDate>
                
                <description><![CDATA[ Mimpi ini memberi saya air mata<br />
bukan karena sedih<br />
tapi sungkan saja<br />
<br />
dimana lagi saya cari ibu<br />
mimpi saya hanya untuk ibu<br />
<br />
sebelum tidur<br />
saya sempatkan membayangkan kerutan di wajahnya<br />
coba halusinasikan aroma tubuhnya<br />
<br />
lalu terbayang juga<br />
saat terlelap karena lelah<br />
dia datang dengan jelasnya<br />
wajahnya tak jauh beda dengan wajah saya<br />
tapi tidak dengan air mukanya<br />
mengapa ia takut-takut<br />
matanya nanar<br />
padahal pandangan saya tajam terarah<br />
tepat di kerutan-kerutan itu<br />
<br />
kenapa ibu?<br />
mengapa kau tak berani pandang wajah saya<br />
apa kau tak secantik saya<br />
atau kau tak seberuntung saya<br />
<br />
tidak apa ibu,<br />
saya hanya ingin kau mendekat<br />
ucapkan kata<br />
"aku ibumu, nak"<br />
lantas setelah itu kau boleh pergi<br />
tinggalkan saya<br />
<br />
saya hanya ingin tidur lelap<br />
tidur yang memimpikan ibu<br />
<br />
------------------------------------------------------------------------<br />
<br />
jika kau kenal ibu, kau mungkin simpati<br />
tapi bagaimana jika tidak?kau mau cari dimana lagi, kawan?<br /><br /> ]]></description>
                <author>~pedestrianrevolution</author>
            </item>
          <item>
                <title>2008</title>
                <link>http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/16217610/</link>
                <guid isPermaLink="true">http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/16217610/</guid>
                <pubDate>Wed, 02 Jan 2008 02:56:53 PST</pubDate>
                
                <description><![CDATA[ æ°å¹´ç­·ä¹!<br />
<br />
Happy New Year!<br />
<br />
Selamat Tahun Baru!<br /><br /> ]]></description>
                <author>~pedestrianrevolution</author>
            </item>
          <item>
                <title>C'est la vie</title>
                <link>http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/16135668/</link>
                <guid isPermaLink="true">http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/16135668/</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Dec 2007 09:01:28 PST</pubDate>
                
                <description><![CDATA[ Apa yang tidak terlahir dari hidup? ia adalah sbuah wahana yang intens memproduksi setiap kata, gerakan, maupun hanya isyarat dengan tendensi kefanaan.Berangkat dari pengalaman yang cukup,hidup semestinya bisa lebih mudah dimngerti. Ketika sebuah sebab muncul, maka yang terlahir adalah akibat.bila pengalaman mengambil satu kata "sudah" maka yang muncul di akhir adalah "bisa".tapi ternyata konsep ini tidak berlaku untuk setiap orang.karena ternyata hidup lebih rumit.didalamnya ada rasa,yang tidak selalu enak dan tidak selalu manis.<br />
<br />
Segelintir org bilang hidup bukan untuk diatasi, tapi untuk dinikmati.segelintir org ini mungkin org2 yang hidupnya memberi keuntungan terhadap dirinya, atau bisa juga org2 yang terlalu tidak beruntung sehingga tak sanggup melakukan apa2 lagi kecuali menikmati sisa waktunya.tapi keduanya tak ada bedanya, karena konsep menikmati hidup memang selalu berhasil tatkala segelintir orang ini dihujam ketidakberdayaan atas rutinitas bernama kebosanan.karena sudah terlalu bosan, terlalu senang, terlalu lelah, terlalu sedih, terlalu apalah, semua pasti berhenti lewat kata2, "nikmati saja".<br />
<br />
Lepas dari pembahasan hidup yang komplit, rumit, dan naudzubillah susah dicerna otak, apakah pernah terpikirkan bahwa hidup punya satu sisi yang sederhana.tatkala manusia bersedih ia menangis,dan ketika senang dia tertawa.masalah seperti cabai, iris-iris dulu, bagian dengan biji yang paling banyak adalah yg paling pedas.mengapa harus ada cabai?karena cabai menambah nafsu makan.mengapa ada masalah, agar hidup jadi lebih semangat.namun ingat cabai yang terlalu banyak  tidak baik untuk tubuh, tapi untuk itu selalu ada wine yang menggetirkan lidah, manis rasanya, seperti hidup ini.<br />
<br />
------------------------------------------------------------------------------<br />
Tulisan ini hanya permainan, substansi nya tidak dalam, dan cenderung 'ngasal' karena tidak disertai data maupun teori.Tapi permainan ini cukup menyenangkan.Kapan tentukan judul lagi?lain kali tentukan juga batas waktunya. hehe<br /><br /> ]]></description>
                <author>~pedestrianrevolution</author>
            </item>
          <item>
                <title>Bumi Manusia</title>
                <link>http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/15912506/</link>
                <guid isPermaLink="true">http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/15912506/</guid>
                <pubDate>Thu, 13 Dec 2007 03:53:15 PST</pubDate>
                
                <description><![CDATA[ "Ilmu pengetahuan semakin banyak melahirkan keajaiban. Dongengan leluhur sampai malu tersipu. Tak perlu lagi orang bertapa bertahun untuk dapat bicara dengan seseorang di seberang lautan. Orang Jerman telah memasang kawat laut dari Inggris sampai India! Dan kawat semacam itu membiak berjuluran ke seluruh permukaan bumi. Seluruh dunia kini dapat mengawasi tingkah-laku seseorang. Dan orang dapat mengawasi tingkah-laku seluruh dunia" <br />
<br />
dikutip dari Novel Bumi Manusia, Pg.316<br />
<br />
setelah 6 taun ditutup dengan tiada ide apa<br />
pikiran melanglang buana dalam budaya bahasa tata cara<br />
sumatera, jawa, bali, kalimantan, sulawesi, papua, papua nugini, malaysia, singapura, cina<br />
akhirnya buka lagi<br />
ternyata <br />
disini<br />
harus dewasa <br />
kali ini<br />
<br />
selamat membaca lagi, putri<br /><br /> ]]></description>
                <author>~pedestrianrevolution</author>
            </item>
          <item>
                <title>puisi hidup</title>
                <link>http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/14541053/</link>
                <guid isPermaLink="true">http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/14541053/</guid>
                <pubDate>Sat, 08 Sep 2007 06:12:33 PDT</pubDate>
                
                <description><![CDATA[ puisi itu personal,<br />
saya tidak butuh mereka untuk satu persepsi<br />
yang saya tahu<br />
saya berekspresi<br />
<br />
mengapa puisi?<br />
karena tak terbentur<br />
tak teratur<br />
jujur<br />
<br />
perasaan itu multi<br />
pemahaman itu kunci<br />
ketika satu orang terwakili<br />
saya belum puas diri<br />
<br />
kenapa harus bersajak?<br />
apa penting?<br />
kebenaran tidak boleh dibajak<br />
hanya dengan rima yang beriring<br />
kenapa harus menaruh kata "tidak"<br />
jika ternyata "iya" lebih penting?<br />
<br />
kalau terus begini,<br />
apakah tepat jika mereka bilang :<br />
puisi adalah kebenaran yang berhari minggu?<br /><br /> ]]></description>
                <author>~pedestrianrevolution</author>
            </item>
          <item>
                <title>Aaaaarrrggggghhhh.......</title>
                <link>http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/12807329/</link>
                <guid isPermaLink="true">http://pedestrianrevolution.deviantart.com/journal/12807329/</guid>
                <pubDate>Tue, 01 May 2007 18:35:39 PDT</pubDate>
                
                <description><![CDATA[ Sekilas tadi keberanian muncul untuk mencoba mewujudkan satu asa yang sejak dahulu selalu jadi asa.tapi lalu keberanian itu hilang, karena tidak enak ini, tidak enak itu...tapi berani itu tidak lantas tergantikan oleh rasa takut, tapi hanya TIDAK ENAK...untuk asa yg satu ini,saya tidak pernah gagal....bayangkan!TIDAK PERNAH GAGAL! karena memang tidak pernah mencoba hehe.<br />
satu, dua, tiga email selalu dibuka...aksi=reaksi, tp reaksi yang muncul selalu tidak sesuai dengan harapan.karena email ini hanya mengobarkan semangat untuk bermimpi lagi, bukan bereaksi.baca lagi, mimpi lagi, tidak baca, tidur lagi....hoho...tidur memang enak!<br />
Saya butuh orang meneriakkan "Banguuuunnnn....!" di telinga saya sekencang2nya.Biar saya kaget, marah, kalap, lantas bangun dengan sebangun2nya."Aaargghhhhh....!"<br />
Ayo..!<br />
Jom...!<br />
Come on....!<br />
Ahoj.........!<br />
<br />
This is unique....<br /><br /> ]]></description>
                <author>~pedestrianrevolution</author>
            </item>
    </channel>
</rss>