<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>

<rss version="2.0" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule">
    <channel>
        <title>deviantART: gambarlukis's journals</title>
        <link>http://browse.deviantart.com/journals/?order=5&amp;q=by%3Agambarlukis</link>
        <description>deviantART RSS for in:journals sort:time by:gambarlukis</description>
        <language>en-us</language>
        <copyright>Copyright 2013, deviantART.com</copyright>

        <pubDate>Wed, 19 Jun 2013 02:37:29 PDT</pubDate>        
        <generator>deviantART.com</generator>
        <docs>http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss</docs>
        <atom:icon>http://st.deviantart.net/minish/widgets/apple-touch-icon-precomposed.png</atom:icon>
        <atom:link href="http://backend.deviantart.com/rss.xml?q=in%3Ajournals+sort%3Atime+by%3Agambarlukis&amp;type=deviation" rel="self" type="application/rss+xml" />
                    <item>
                <title>Pengalaman susah menggambar orang.</title>
                <link>http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Pengalaman-susah-menggambar-orang-215489108</link>
                <guid isPermaLink="true">http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Pengalaman-susah-menggambar-orang-215489108</guid>
                <pubDate>Fri, 24 Jun 2011 00:04:43 PDT</pubDate>
                        <media:title type="plain">Pengalaman susah menggambar orang.</media:title>
        <media:keywords></media:keywords>
                        <media:rating>nonadult</media:rating>
                <media:category label="Personal">journals/personal</media:category>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">gambarlukis</media:credit>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">http://a.deviantart.net/avatars/g/a/gambarlukis.jpg?2</media:credit> 
        <media:copyright url="http://gambarlukis.deviantart.com">Copyright 2011-2013 ~gambarlukis</media:copyright>            <media:description type="html"><![CDATA[  ]]></media:description>        
        <media:text type="html"><![CDATA[ Banyak yang bilang, menggambar manusia itu paling susah. Hasilnya, pun gampang dikritik. Padahal, kita merasa familiar dengan struktur dan tubuh kita sendiri. Kenapa begitu ya ?<br />Pernah menggambar pohon ? Kita sering melakukan penyesuaian, dengan menambah ranting yang meliuk untuk mengisi kekosongan ( ketidakseimbangan ). Bagaimana kalau hal sama dilakukan pada gambar orang, di tambah kaki atau siku misalnya ? Tampak aneh bukan ? Gambar di ingatan tak sesederhana gambar di tangan kita. Coba, deh gambar orang yang anda sayangi. Tahu2, relasi antara hidung, mulut dan rahang tampak ganjil. Gambar dalam kepala anda ternyata lautan cuplikan fragme ]]></media:text>            
            <description><![CDATA[  ]]></description>            </item>
            <item>
                <title>Bergoyang dengan musik &amp; gambar. Siapa takut ?</title>
                <link>http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Bergoyang-dengan-musik-amp-gambar-Siapa-takut-218423692</link>
                <guid isPermaLink="true">http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Bergoyang-dengan-musik-amp-gambar-Siapa-takut-218423692</guid>
                <pubDate>Mon, 30 May 2011 05:31:42 PDT</pubDate>
                        <media:title type="plain">Bergoyang dengan musik &amp; gambar. Siapa takut ?</media:title>
        <media:keywords></media:keywords>
                        <media:rating>nonadult</media:rating>
                <media:category label="Personal">journals/personal</media:category>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">gambarlukis</media:credit>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">http://a.deviantart.net/avatars/g/a/gambarlukis.jpg?2</media:credit> 
        <media:copyright url="http://gambarlukis.deviantart.com">Copyright 2011-2013 ~gambarlukis</media:copyright>            <media:description type="html"><![CDATA[  ]]></media:description>        
        <media:text type="html"><![CDATA[ Drawing  atau gambar adalah bahasa universal, sepertihalnya musik. Tahu2 kita sudah goyang mengikuti iramanya. Tak tahu arti liriknya, nggak masalah. Makin asing bahasanya, makin seru goyangnya. Gambar ( juga foto ) dinilai kritikus dari apa yang sesungguhnya dirasakan seniman saat proses kreatif terjadi. Apa yang dipikirkan. Apa yang dilalui. Bagaimana rasa loe ?<br /><br />Awal ikut kursus sanggar Barli dulu, saya diajari meniru botol, kendi, gerabah yang disusun di meja. Berbulan-bulan saya dan peserta kursus lainnya melakukan ini sampai suntuk ( sebelum masuk, saya sudah juara 1 menggambar di sekolah. Tapi, ternyata di kursus harus mulai lagi dari  ]]></media:text>            
            <description><![CDATA[  ]]></description>            </item>
            <item>
                <title>Jeihan : pelukis mata hitam yang bersahabat</title>
                <link>http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Jeihan-pelukis-mata-hitam-yang-bersahabat-219573423</link>
                <guid isPermaLink="true">http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Jeihan-pelukis-mata-hitam-yang-bersahabat-219573423</guid>
                <pubDate>Mon, 11 Apr 2011 21:27:39 PDT</pubDate>
                        <media:title type="plain">Jeihan : pelukis mata hitam yang bersahabat</media:title>
        <media:keywords></media:keywords>
                        <media:rating>nonadult</media:rating>
                <media:category label="Personal">journals/personal</media:category>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">gambarlukis</media:credit>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">http://a.deviantart.net/avatars/g/a/gambarlukis.jpg?2</media:credit> 
        <media:copyright url="http://gambarlukis.deviantart.com">Copyright 2011-2013 ~gambarlukis</media:copyright>            <media:description type="html"><![CDATA[  ]]></media:description>        
        <media:text type="html"><![CDATA[ Saya tercengang ketika sebuah lukisan sederhana dihargai sampai 400 juta rupiah. Rasanya saya bisa membuatnya lebih complicated dan sophisticated dari itu. Ibu sependapat. Tapi yang sophisticated seperti yang saya maksudkan, pernah saya lihat di sebuah pameran, cuma dibandrol 750 ribu rupiah. Tak lebih. Mengapa bisa demikian ?<br /><br />Lukisan, pernah saya baca di sebuah majalah, adalah jejak kehidupan si pelukis. Sangat khas, tak bisa diduplikat. Artinya, ketika melihat sebuah karya, tak cuma karya itu thok yang dilihat, kita juga melihat karakter si pelukis, keunikannya, perjuangan dan pandangan hidupnya, habitat tempat tinggalnya, dsb, menjadi seb ]]></media:text>            
            <description><![CDATA[  ]]></description>            </item>
            <item>
                <title>Barli : pelukis 3 jaman yang jago menggambar</title>
                <link>http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Barli-pelukis-3-jaman-yang-jago-menggambar-220444800</link>
                <guid isPermaLink="true">http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Barli-pelukis-3-jaman-yang-jago-menggambar-220444800</guid>
                <pubDate>Sat, 05 Mar 2011 21:25:56 PST</pubDate>
                        <media:title type="plain">Barli : pelukis 3 jaman yang jago menggambar</media:title>
        <media:keywords></media:keywords>
                        <media:rating>nonadult</media:rating>
                <media:category label="Personal">journals/personal</media:category>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">gambarlukis</media:credit>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">http://a.deviantart.net/avatars/g/a/gambarlukis.jpg?2</media:credit> 
        <media:copyright url="http://gambarlukis.deviantart.com">Copyright 2011-2013 ~gambarlukis</media:copyright>            <media:description type="html"><![CDATA[  ]]></media:description>        
        <media:text type="html"><![CDATA[ Barli Sasmitawinata dilahirkan sebagai pelukis yang menyandang karakter jamannya sekaligus berperan besar sebagai guru generasi pelukis muda. Pelukis 3 jaman ini mengisi hidupnya yang penuh vitalitas dengan berkesenian. Sejak muda, ia haus akan ilmu dan bercita-cita sebagai pelukis. Pameran pertama kali tahun 1936 di Pekan Raya, Surabaya. Pernah belajar pada pelukis Belanda, Jos Pluimentz dan pelukis Italia, Luigi Nobili. Ia aktif berkarya semasa puncak revolusi fisik yang sarat tema perjuangan. Setelah menjadi seniman, Barli mendapat kesempatan belajar ke luar negeri ( tahun 1950 ). Paris dan Amsterdam menjadi bekal akademis Barli.<br /><br />Sekembal ]]></media:text>            
            <description><![CDATA[  ]]></description>            </item>
            <item>
                <title>Amang Rahman : pelukis kaligrafi dan surga biru</title>
                <link>http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Amang-Rahman-pelukis-kaligrafi-dan-surga-biru-220444802</link>
                <guid isPermaLink="true">http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Amang-Rahman-pelukis-kaligrafi-dan-surga-biru-220444802</guid>
                <pubDate>Sat, 05 Mar 2011 21:24:41 PST</pubDate>
                        <media:title type="plain">Amang Rahman : pelukis kaligrafi dan surga biru</media:title>
        <media:keywords></media:keywords>
                        <media:rating>nonadult</media:rating>
                <media:category label="Personal">journals/personal</media:category>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">gambarlukis</media:credit>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">http://a.deviantart.net/avatars/g/a/gambarlukis.jpg?2</media:credit> 
        <media:copyright url="http://gambarlukis.deviantart.com">Copyright 2011-2013 ~gambarlukis</media:copyright>            <media:description type="html"><![CDATA[  ]]></media:description>        
        <media:text type="html"><![CDATA[ Amang mengakrabi seni lukis kaligrafi Islam, bersama A.D.Pirous, sebagai seniman, sahabat dan saudara. Amang teman yang tulus, periang yang suka merenung, berceloteh dengan tawa dan ujungnya mengajak kita berpikir. Amang, orang yang gemar bertanya sekaligus berusaha menjawabnya. Sikapnya acuh, spontan dan manusiawi. Amang senang berkomunikasi antara manusia. Ia sering berpesan agar kesukaran hidup digauli dengan bergurau, santai, bahkan tertawa.<br /><br />15 Januari 2001, Amang berpulang ke dunia birunya. Ia yakin surga berwarna biru atau hijau, seperti sering ia ungkapkan dalam lukisan. Penyair Ghalib berucap,"Semoga kau hidup 1000 tahun, dan setiap  ]]></media:text>            
            <description><![CDATA[  ]]></description>            </item>
            <item>
                <title>A.D.Pirous : menggambar ekspresif, lukisan abstrak</title>
                <link>http://gambarlukis.deviantart.com/journal/A-D-Pirous-menggambar-ekspresif-lukisan-abstrak-220444807</link>
                <guid isPermaLink="true">http://gambarlukis.deviantart.com/journal/A-D-Pirous-menggambar-ekspresif-lukisan-abstrak-220444807</guid>
                <pubDate>Sat, 05 Mar 2011 21:22:40 PST</pubDate>
                        <media:title type="plain">A.D.Pirous : menggambar ekspresif, lukisan abstrak</media:title>
        <media:keywords></media:keywords>
                        <media:rating>nonadult</media:rating>
                <media:category label="Personal">journals/personal</media:category>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">gambarlukis</media:credit>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">http://a.deviantart.net/avatars/g/a/gambarlukis.jpg?2</media:credit> 
        <media:copyright url="http://gambarlukis.deviantart.com">Copyright 2011-2013 ~gambarlukis</media:copyright>            <media:description type="html"><![CDATA[  ]]></media:description>        
        <media:text type="html"><![CDATA[ Abdul Djalil Pirous lahir di Meulaboh, Aceh, 11 Maret 1933. Pirous meraih gelar sarjana Seni Rupa ITB tahun 1964, kemudian memperdalam Graphic Design & Printmaking pada Institut Teknologi Rochester tahun 1969. Sepulang dari Amerika, ia mengajar di almamaternya dan membentuk jurusan Desain Grafis. Sejak November 1984, ia diangkat sebagai Dekan FSDR-ITB. Mantan kopral Tentara Pelajar di Meulaboh ( 1948-1950 ) ini sempat bergabung dengan But Muchtar dari Srihadi Sudarsono dalam Sekolah Seni Lukis Modern "Sanggar Seniman". Pelukis produktif ini mampu menyelesaikan 15 sampai 20 lukisan sekaligus, berpindah dari satu kanvas ke kanvas lainnya.<br /><br />Muri ]]></media:text>            
            <description><![CDATA[  ]]></description>            </item>
            <item>
                <title>Lili Melati : berkarya untuk koleksi pribadi</title>
                <link>http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Lili-Melati-berkarya-untuk-koleksi-pribadi-220444811</link>
                <guid isPermaLink="true">http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Lili-Melati-berkarya-untuk-koleksi-pribadi-220444811</guid>
                <pubDate>Sat, 05 Mar 2011 21:17:45 PST</pubDate>
                        <media:title type="plain">Lili Melati : berkarya untuk koleksi pribadi</media:title>
        <media:keywords></media:keywords>
                        <media:rating>nonadult</media:rating>
                <media:category label="Personal">journals/personal</media:category>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">gambarlukis</media:credit>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">http://a.deviantart.net/avatars/g/a/gambarlukis.jpg?2</media:credit> 
        <media:copyright url="http://gambarlukis.deviantart.com">Copyright 2011-2013 ~gambarlukis</media:copyright>            <media:description type="html"><![CDATA[  ]]></media:description>        
        <media:text type="html"><![CDATA[ Usia tua bukan halangan untuk mulai melukis. Dikala yang lain belajar melukis sejak balita, Lili Melati baru memulainya selepas anaknya dewasa dan berkeluarga. Wanita yang hobi masak ini sudah memberi waktu mudanya untuk keberhasilan suami dan anak-anaknya, kini Lili di hari tua leluasa menyalurkan hobinya selama menunggu suami tercinta, Sabana Prawira Widjaya, pulang bekerja. Disela kesibukannya sebagai nenek yang suka membuat makanan favorit untuk 3 anak dan 11 cucunya, serta ketua RT di lingkungan rumahnya. Warga keturunan Tionghoa yang langka, loyal dan berjiwa sosial ; dengan status yang dimilikinya Lili peduli dan mau melakukan pengabdi ]]></media:text>            
            <description><![CDATA[  ]]></description>            </item>
            <item>
                <title>Djoni Djuhari : melukis dengan komputer</title>
                <link>http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Djoni-Djuhari-melukis-dengan-komputer-220445263</link>
                <guid isPermaLink="true">http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Djoni-Djuhari-melukis-dengan-komputer-220445263</guid>
                <pubDate>Sat, 05 Mar 2011 21:15:56 PST</pubDate>
                        <media:title type="plain">Djoni Djuhari : melukis dengan komputer</media:title>
        <media:keywords></media:keywords>
                        <media:rating>nonadult</media:rating>
                <media:category label="Personal">journals/personal</media:category>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">gambarlukis</media:credit>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">http://a.deviantart.net/avatars/g/a/gambarlukis.jpg?2</media:credit> 
        <media:copyright url="http://gambarlukis.deviantart.com">Copyright 2011-2013 ~gambarlukis</media:copyright>            <media:description type="html"><![CDATA[  ]]></media:description>        
        <media:text type="html"><![CDATA[ Dewasa ini komputer merajai. Komputer seolah kebutuhan yang sulit dilepaskan dalam keseharian kita, bersaing dengan ponsel/ smart phone/ blackberry. Di milenium kedua ini, sudah jamak anak umur 7 tahun begitu fasih dengan dunia komputer, melebihi orang tuanya. Guru bisa kalah dengan murid jika tidak melek internet, si perpustakaan raksasa, tempat anak didiknya menimba informasi. Orang bisa jadi multi jutawan dengan berjualan lewat situs web atau internet marketing. Termasuk menjual lukisan, melalui promo di Facebook, blog, situs galeri atau search engine.<br /><br />Tapi jika komputer itu sendiri digunakan sebagai pengganti kuas dan cat minyak ? Menari ]]></media:text>            
            <description><![CDATA[  ]]></description>            </item>
            <item>
                <title>Mochtar Apin : seniman yang mengajar dari karyanya</title>
                <link>http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Mochtar-Apin-seniman-yang-mengajar-dari-karyanya-220445286</link>
                <guid isPermaLink="true">http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Mochtar-Apin-seniman-yang-mengajar-dari-karyanya-220445286</guid>
                <pubDate>Sat, 05 Mar 2011 21:12:36 PST</pubDate>
                        <media:title type="plain">Mochtar Apin : seniman yang mengajar dari karyanya</media:title>
        <media:keywords></media:keywords>
                        <media:rating>nonadult</media:rating>
                <media:category label="Personal">journals/personal</media:category>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">gambarlukis</media:credit>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">http://a.deviantart.net/avatars/g/a/gambarlukis.jpg?2</media:credit> 
        <media:copyright url="http://gambarlukis.deviantart.com">Copyright 2011-2013 ~gambarlukis</media:copyright>            <media:description type="html"><![CDATA[  ]]></media:description>        
        <media:text type="html"><![CDATA[ Mantan pengajar Seni Murni FSRD-ITB ini seorang pribadi yang gelisah untuk mencari. Mencari kekuatan baru dalam paduan bentuk dan warna2 kuat. Menciptakan lukisan panorama bermutu tinggi. Seniman kreatif, senirupawan sejati, yang turut andil dalam dunia pendidikan seni rupa modern Indonesia. Menggambar bentuk dan model pada masanya mendapat perhatian khusus. Apin memotivasi dan mengintensifkan pelajaran menghayati proses menggambar model. Konsepnya cenderung ke gambar ekspresif ; mencari titik2 mendasar untuk menemukan ekspresi model. Yang digambar, bukan yang dilihat oleh mata.<br /><br />Mochtar Apin telah berkarya sejak 1943. Perjalanan seni yang pa ]]></media:text>            
            <description><![CDATA[  ]]></description>            </item>
            <item>
                <title>Salim : setia dalam pengabdian seni</title>
                <link>http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Salim-setia-dalam-pengabdian-seni-220445267</link>
                <guid isPermaLink="true">http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Salim-setia-dalam-pengabdian-seni-220445267</guid>
                <pubDate>Sat, 05 Mar 2011 21:14:26 PST</pubDate>
                        <media:title type="plain">Salim : setia dalam pengabdian seni</media:title>
        <media:keywords></media:keywords>
                        <media:rating>nonadult</media:rating>
                <media:category label="Personal">journals/personal</media:category>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">gambarlukis</media:credit>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">http://a.deviantart.net/avatars/g/a/gambarlukis.jpg?2</media:credit> 
        <media:copyright url="http://gambarlukis.deviantart.com">Copyright 2011-2013 ~gambarlukis</media:copyright>            <media:description type="html"><![CDATA[  ]]></media:description>        
        <media:text type="html"><![CDATA[ Salim, pelukis yang ulet, tekun dan tangguh. Karyanya dikenal dengan warna2 yang cemerlang, bentuk yang mudah ditebak dan stilasi yang menyenangkan. Surga hijau di belahan tropis. AD.Pirous pernah dibuat terengah oleh ayunan langkah Salim yang panjang dan cepat. Ia bilang pelukis besar Fernand Leger adalah pejalan kaki andal yang bermotto "berjalan kaki selalu sebuah seni yang besar".<br /><br />Salim mengajak kita untuk tidak tenggelam dalam pengunggulan teknik saja dalam menjelajah seni lukis modern Indonesia, tapi juga sarat oleh kehangatan isi, kehangatan hidup itu sendiri. Salim bermukim di Paris, berkarya di jantung kota kesenian dunia, dan terbi ]]></media:text>            
            <description><![CDATA[  ]]></description>            </item>
            <item>
                <title>G.Sidharta : seniman pembawa seni dalam keseharian</title>
                <link>http://gambarlukis.deviantart.com/journal/G-Sidharta-seniman-pembawa-seni-dalam-keseharian-220445294</link>
                <guid isPermaLink="true">http://gambarlukis.deviantart.com/journal/G-Sidharta-seniman-pembawa-seni-dalam-keseharian-220445294</guid>
                <pubDate>Sat, 05 Mar 2011 21:11:22 PST</pubDate>
                        <media:title type="plain">G.Sidharta : seniman pembawa seni dalam keseharian</media:title>
        <media:keywords></media:keywords>
                        <media:rating>nonadult</media:rating>
                <media:category label="Personal">journals/personal</media:category>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">gambarlukis</media:credit>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">http://a.deviantart.net/avatars/g/a/gambarlukis.jpg?2</media:credit> 
        <media:copyright url="http://gambarlukis.deviantart.com">Copyright 2011-2013 ~gambarlukis</media:copyright>            <media:description type="html"><![CDATA[  ]]></media:description>        
        <media:text type="html"><![CDATA[ Gregorius Sidharta pernah duduk berbincang dengan A.D.Pirous tentang kodrat berkesenian, hajat dan strategi kehidupan melalui seni, sampai media pilihan untuk berungkap seni. Ketika membicarakan alternatif seni rupa Indonesia masa kini, mereka lalu berdialog akrab dengan khasanah seni tradisional yang kaya sesuai getaran masing2. Lalu lahir bentuk ekspresi seni yang kaya unsur tradisi bernafaskan bahasa kini yang modern. Bukan menjiplak, tapi diilhami.<br /><br />Ketika bicara melambungnya harga lukisan, di mana lukisan hanya laku untuk ditonton, tapi tidak laku untuk dijual, maka lahir gagasan mengembangkan seni grafis melalui cetak saring. Dengan har ]]></media:text>            
            <description><![CDATA[  ]]></description>            </item>
            <item>
                <title>Umi Dachlan : pelukis penuh renung yang menawan</title>
                <link>http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Umi-Dachlan-pelukis-penuh-renung-yang-menawan-220445302</link>
                <guid isPermaLink="true">http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Umi-Dachlan-pelukis-penuh-renung-yang-menawan-220445302</guid>
                <pubDate>Sat, 05 Mar 2011 21:09:24 PST</pubDate>
                        <media:title type="plain">Umi Dachlan : pelukis penuh renung yang menawan</media:title>
        <media:keywords></media:keywords>
                        <media:rating>nonadult</media:rating>
                <media:category label="Personal">journals/personal</media:category>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">gambarlukis</media:credit>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">http://a.deviantart.net/avatars/g/a/gambarlukis.jpg?2</media:credit> 
        <media:copyright url="http://gambarlukis.deviantart.com">Copyright 2011-2013 ~gambarlukis</media:copyright>            <media:description type="html"><![CDATA[  ]]></media:description>        
        <media:text type="html"><![CDATA[ Umi Dachlan, pelukis wanita yang menarik untuk disimak. Bekerja gigih dan konsisten dalam dunia seni lukis selama lebih 30 tahun. Mulai dari masa remaja kemahasiswaan, menjadi pengajar muda di akademik, semakin intensif memasuki periode pelukis yang matang, menyusul karya masa kininya yang berdialog dengan kehidupan. Kehidupan dan berkesenian, menyatu.<br /><br />Umi, pribadi yang ceria, mandiri, hangat, walau sering tajam. Berada di lingkungan berkesenian dan seniman berkualitas tinggi, Umi terpacu berkarya di atas rata2. Ditarik ke 2 arah ; antara menemukan diri yang khas atau hanyut ke dalam mahzab lingkungan yang kuat. Karya2 selanjutnya semakin ma ]]></media:text>            
            <description><![CDATA[  ]]></description>            </item>
            <item>
                <title>Saseo Ono : pelukis Jepang, sketsa &amp; alam terb</title>
                <link>http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Saseo-Ono-pelukis-Jepang-sketsa-amp-alam-terb-220445319</link>
                <guid isPermaLink="true">http://gambarlukis.deviantart.com/journal/Saseo-Ono-pelukis-Jepang-sketsa-amp-alam-terb-220445319</guid>
                <pubDate>Sat, 05 Mar 2011 21:04:58 PST</pubDate>
                        <media:title type="plain">Saseo Ono : pelukis Jepang, sketsa &amp; alam terb</media:title>
        <media:keywords></media:keywords>
                        <media:rating>nonadult</media:rating>
                <media:category label="Personal">journals/personal</media:category>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">gambarlukis</media:credit>
        <media:credit role="author" scheme="urn:ebu">http://a.deviantart.net/avatars/g/a/gambarlukis.jpg?2</media:credit> 
        <media:copyright url="http://gambarlukis.deviantart.com">Copyright 2011-2013 ~gambarlukis</media:copyright>            <media:description type="html"><![CDATA[  ]]></media:description>        
        <media:text type="html"><![CDATA[ Sampai saat ini masyarakat pada umumnya, terutama pelukis Indonesia belum banyak mengenal tokoh pelukis bangsa Jepang, yang pernah hadir antara tahun 1942-1946, bernama Saseo Ono ( 1906-1954 ). AD.Pirous bercerita bahwa, Ono datang ke Indonesia sebagai pelukis yang bergabung dalam tentara Jepang, ketika pendaratan pertama di Banten, Maret 1942.<br /><br />Ono banyak menggambar di dinding rumah rakyat di Banten yang dilalui tentara Nippon dalam arus serbuan mereka ke Batavia ( Jakarta ). Ia menggambar tema2 propaganda persahabatan antara Nippon dan Indonesia, seperti slogan "Bersatoelah Bangsa Asia" dan "Ajia-no Ajia" ( Asia untuk bangsa Asia ). Ono seo ]]></media:text>            
            <description><![CDATA[  ]]></description>            </item>
    </channel>
</rss>